Mengenal Sesar Lembang

Akhir – akhir ini beberapa wilayah di bagian selatan pulau Jawa cukup sering mengalami gempa bumi, di bulan Januari ini saja gempa bumi diarasakan oleh warga di daerah Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya dan Pangandaran. Wilayah di kawasan laut selatan pulau Jawa ini memang menjadi daerah langganan gempa karena berada di wilayah yang berdekatan dengan lempeng aktif Indo Australia yang menyusup ke bawah pulau Jawa.

Lalu bagaimana dengan kawasan Bandung, karena apabila kita sedang berjalan ke arah Maribaya akan terlihat sisa – sisa patahan danau purba Bandung. Di kawasan Bandung sendiri memang sudah terkenal dengan kawasan sesar Lembang yang membentang sejauh 29 kilometer dari mulai kawasan Batuloceng di daerah Suntenjaya, Lembang hingga ke daerah Ciburuy Padalarang.

Bagi sebagian orang kemungkinan ada yang belum tau apa itu yang dinamakan dengan sesar Lembang. Sesar ini merupakan patahan lempeng bumi aktif yang melintas di kawsan Lembang.  Meski saat ini hanya mengakibatkan gempa – gempa kecil namun efek dari gempa tersebut sanagat besar. Sebagai contoh saat terjadi gempa sebesar 3 SR, beberapa rumah yang berdekatan dengan pusat gempa mengalami kerusakan yang cukup parah, seperti tembok rumah yang rusak.

Kondisi Bandung yang dahulunya sebagai kawasan danau purba dan saat ini membentuk sebuah cekungan tentunya mempunyai efek yang sangat signifikan juga apabila terjadi guncangan, ini dikarenakan kontur tanah di kawasan cekungan Bandung sendiri yang sangat labil karena bekas lumpur. Hingga saat inipun ada beberapa patahan – patahan yang belum teridentifikasi, ini bisa memperparah kerusakan di kawasan cekungan Bandung.

Menurut peneliti LIPI, patahan Lembang bergerak sepanjaang 3 milimeter setiap tahun, dan akan mengeluarkannya setelah 4 meter. Namun untuk gempanya sendiri tidak akan mencapai skala sampai 8 SR. Meski begitu masyarakat terutama yang mendiami kawasan sesar Lembang memang sudah saatnya belajar soal mitigasi bencana, sehingga diusahakan bisa meminimalisir korban jiwa.

Memang semua kejadian itu sudah menjadi kehendakNya, namun apabila kita sudah mulai sadar akan mitigasi bencana setidaknya kita bisa mengkondisikan diri kita untuk siap dalam menghadapi bencana tersebut. Sebagai contoh apabila terjadi gempa hal pertama yang dilakukan adalah lari keluar rumah mencari daerah yang lapang. Pemberitahuan soal mitigasi bencana seharusnya bisa digalakan lebih serius oleh pemerintah setempat karena hal ini menyangkut para penduduk di suatu daerah.

Image Source : Tribunnews.com


Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *